Canter FE 73 untukMuatan Lebih Besartetap Efisien
Canter FE 73 berada di kelompok Economical dengan GVW 7 ton dan wheelbase 3.350 mm. Varian ini relevan untuk distribusi, hasil usaha, box, dan bak ketika FE 71 sudah terlalu kecil tetapi kebutuhan belum menuntut kelas Canter 8 ton.
Untuk usaha yang membutuhkan kapasitas di atas FE 71 tanpa langsung naik ke kelas 8 ton
Wheelbase 3.350 mm memberi ruang body lebih panjang, sementara mesin 108 PS mempertahankan karakter ekonomis Canter.
Distribusi Regional
Barang konsumsi, grosir, retail, dan pengiriman antarkota ringan.
Box Aluminium
Untuk barang kering dengan kebutuhan volume lebih besar.
Bak Kayu
Hasil pertanian, perkebunan, material ringan, dan kebutuhan umum.
Fleet Ekonomis
Alternatif ketika kapasitas menjadi prioritas tetapi efisiensi tetap dijaga.
Fokus pada volume, berat body, dan distribusi beban
Referensi resmi menampilkan box aluminium dan bak kayu. Dimensi body final harus dihitung bersama karoseri agar GVW, distribusi beban, dan aturan teknis tetap terpenuhi.
Mesin Common Rail, chassis kokoh, dan kabin yang mudah dirawat
4V21 Common Rail
3.907 cc, 108 PS pada 2.500 rpm dan torsi 31 kg.m pada 1.000–2.500 rpm.
Kabin Jungkit
Membantu akses pemeriksaan dan perawatan mesin.
Power Steering
Tilt dan telescopic steering membantu posisi berkendara.
Exhaust Brake
Auxiliary brake untuk membantu pengendalian kendaraan.
Data teknis utama sebelum menentukan body
Dimensi & Berat
- Wheelbase
- 3.350 mm
- Panjang
- 5.960 mm
- Lebar
- 1.870 mm
- Tinggi
- 2.130 mm
- Chassis + kabin
- 2.305 kg
- Max GVW
- 7.000 kg
Mesin & Kemampuan
- Mesin
- 4V21-2AT4
- Isi silinder
- 3.907 cc
- Daya
- 108 PS / 2.500 rpm
- Torsi
- 31 kg.m / 1.000–2.500 rpm
- Kecepatan maksimum
- 105 km/jam
- Radius putar
- 7,1 m
Drivetrain
- Transmisi
- M025S5, 5 maju
- Final gear
- 4.875
- Ban
- 7.00-16-14PR
- Tangki BBM
- 100 liter
- Kelistrikan
- 24 V
Konfirmasi harga setelah body dan kebutuhan sudah jelas
Harga chassis, karoseri, promo, dan pembiayaan dapat berbeda menurut wilayah dan periode.
Bandingkan FE 73 dengan FE 71L dan FE 74
FE 71L menawarkan chassis panjang dengan GVW lebih ringan, sedangkan FE 74 naik ke GVW 8.250 kg dan tenaga 136 PS.
- berat dan volume muatan;
- ukuran body;
- rute dan frekuensi;
- target cicilan.

FE 73 perlu dinilai dari produktivitas setelah body terpasang
GVW 7 ton memberi ruang kerja lebih besar daripada FE 71, tetapi keputusan tetap harus memperhitungkan bobot karoseri, muatan efektif, distribusi beban, frekuensi perjalanan, serta akses servis. Jangan membaca selisih GVW dan berat chassis sebagai payload bersih tanpa perhitungan body dan perlengkapan.
Body sesuai fungsi
Pastikan ukuran dan berat box atau bak tidak mengurangi fleksibilitas operasi secara berlebihan.
Rute dan manuver
Wheelbase 3.350 mm dan radius putar 7,1 m harus cocok dengan titik bongkar-muat dan area kerja.
Cash flow & perawatan
Hitung cicilan, jadwal servis, ban, bahan bakar, serta potensi downtime sebagai biaya kepemilikan.
Empat hal yang harus jelas sebelum memilih FE 73
Gunakan checklist ini agar keputusan tidak berhenti pada angka GVW atau harga chassis.
Muatan efektif
Catat berat dan volume barang per perjalanan, termasuk variasi beban pada hari sibuk.
Dimensi body
Tentukan panjang, lebar, tinggi, pintu, serta kebutuhan pendingin atau perlengkapan tambahan.
Pola rute
Periksa jarak harian, kondisi jalan, titik putar, frekuensi berhenti, dan akses gudang.
Rencana pembelian
Bandingkan harga unit, biaya karoseri, uang muka, tenor, dan kebutuhan jumlah armada.
Pertanyaan sebelum membeli
Berapa GVW FE 73?
Max GVW resmi adalah 7.000 kg. Angka ini bukan payload bersih karena bobot body dan perlengkapan harus dihitung.
Apa perbedaan FE 73 dengan FE 71?
FE 73 memiliki GVW dan wheelbase lebih besar sehingga memberi ruang kapasitas lebih tinggi, sementara keduanya memakai mesin 108 PS.
Body apa yang ditampilkan resmi?
Box aluminium dan bak kayu. Body lain harus disesuaikan dengan ketentuan teknis.
Pastikan FE 73 sesuai sebelum meminta penawaran
Kirim muatan, rute, body, dan jumlah unit agar konsultasi dimulai dari kebutuhan usaha.